Ekspansi Pabrik Semen Conch

Jakarta, Info Publik – Konsorsium perusahan China Anhui Conch Cement Company dan ProsperityMaterial Limited, akan membangun pabrik semen di Kalimantan dan Papua Barat dengan jumlah investasi ratusan juta dolar Amerika.
Menteri Perindustrian M.S.Hidayat telah melakukan penandatanganan kerjasama (MOU) dengan pihak konsorsium China tersebut, yang disaksikan pula oleh Kepala BKPM, Menteri Kelautan, Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Kalimantan Timur, dan Duta Besar China untuk Indonesia.

“Pemerintah menyambut baik rencana pembangunan pabrik semen tersebut dan berkomitmen untuk memfasilitasi penerbitan persetujuan, rekomendasi, dan perijinan yang diperlukan untuk proyek pengembangan pabrik semen tersebut,” kata Menteri M.S.Hidayat dalam jumpa pers usai penandatanganan kerajasama (MOU) dengan Konsorsium China di Jakarta, Kamis (30/6).

Menurut Menperin, pada saat ini ada 9 (sembilan) produsen semen nasional dengan kapasitasitas produksi sebesar 52 juta ton yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara.

Kebutuhan semen pada tahun 2010 mencapai 40,7 juta ton dengan jumlah produksi hanya mencapai 37,8 juta ton (72 %). Sementara kebutuhan pada tahun-tahun mendatang diperkirakan akan meningkat antara 7 -10 persen, sehingga kebutuhan pada tahun 2015 diperkirakan lebih dari 55 juta ton.

“Rencana pembangunan pabrik semen oleh Anhui Conch Cement Company Ltd, di Kalimantan dan papua diharapkan dapat memperkuat industri semen nasional dalam pemenuhan kebutuhan semen di dalam negeri maupun ekspor, serta mampu mendorong kegiatan ekonomi daerah, mengurangi pengangguran, meningkatkan budaya kewirausahaan dan sekaligus meningkatkan infrastruktur sosial masyarakat,” ujar Menperin M.S.Hidayat.

Rencana pembangu8nan pabrik semen dibeberapa lokasi di Kalimantan maupun Papua Barat yaitu Pabrik semen di Tan Jung Prov.Kalimantan Selatan dengan kapasitas 6.400 ton klinker/hari dilengkapi pabrik penggilingan semen, pelabuhan, pembangkit listrik serta fasilitas produksi pendukung lainnya, dengan rencana investasi sebesar US $400 juta dengan investasi awal sebesar US $ 250 juta.

Adapun pabrik semen di Tanah Grogot, Sepinang Prov.Kalimantan Timur dengan kapasitas 10 ribu ton klinker/hari yang dilengkapi pabrik penggilingan semen, pelabuhan, pembangkit listrik serta fasilitas produksi dan pendukung lainnya dengan perkiraan investasi sebesar US $ 600 juta.

Sementara pabrik semen di Pontianak Prov.Kalimantan Barat dengan kapasitas 10 ribu ton klinker/hari dilengkapi pabrik penggilingan semen, pelabuhan, pembangkit listrik dan fasilitas produksi dan pendukung lainnya, p[erkiraan investasi sebesar US $ 600 juta.

Sedangkan pembangunan pabrik semen di Prov.Papua Barat dengan kapasitas produksi 10 ribu klinkler/hari yang dilengkapi pabrik penggilingan semen, pelabuhan, pembangkit listrik serta fasilitas produksi dan pendukung lainnya, dengan perkiraan investasi sebesar US $ 750 juta.