Perusahaan Semen Conch Bakal Investasikan Rp 10 Triliun di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara

Manado – Perusahaan semen terbesar di Tiongkok dan salah satu perusahaan semen terbesar di dunia, Conch, bakal memperlebar sayap usahanya di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Sulut).

Conch dengan payung usaha PT Conch North Sulawesi Cement yang bekerja sama dengan PT Sulenco Bohusami Cement bakal menginvestasikan Rp 10 triliun untuk membangun pabrik semen.

“Nilai investasinya cukup besar dan akan membuka sebesar-besarnya lapangan kerja bagi masyarakat Bolaang Mongondow dan Sulawesi Utara. Multiplier effect-nya akan sangat luar biasa,” kata Wakil Direktur PT Sulenco Bohusami Cement Sutanto Adriaan yand didampingi Humas PT Sulenco Bohusami Cement, Suharjo Makalalag di Manado, Minggu (14/8) .

Suharjo menjelaskan, pembangunan pabrik semen di Bolaang Mongondow ini merupakan respons terhadap kebijakan ekonomi pemerintah yang antara lain untuk menstabilkan harga semen terutama di wilayah Indonesia bagian Timur. Sedianya harga semen berkisar antara Rp. 30.000 hingga Rp. 40.000 per sak.

Menurutnya, investasi besar ini akan menjadikan Bolaang Mongondow khususnya, dan Bolaang Mongondow Raya (BMR) pada umumnya sebagai new cluster economic development (kelompok wilayah pengembangan ekonomi yang baru) yang dapat berfungsi sebagai penopang dan penguat cluster Manado, Bitung, dan Minahasa Raya, bahkan juga cluster Gorontalo.

Dijelaskan, lokasi pabrik semen yang akan beroperasi adalah lahan seluas 600 ha dan sekitar 300 ha bersertifikat HGB 30 tahun. “Hampir semua persyaratannya sudah terpenuhi. Sulenco melakukan pembebasan lahannya sejak 20 tahun lalu dan keberadaan lahan ini sudah menyatu dengan masyarakat. Bahkan, masyarakat sempat memanfaatkan lahan ini untuk berkebun,”kata Suharjo.

Rencananya, selain mendirikan pabrik semen, perusahaan ini juga akan membangun hotel bintang empat di daerah lingkar tambang serta pembangkit listrik tenaga Uap (PLTU) yang berkapasitas 70 MW dimana sekitar 30 MW-40 MW untuk operasional perusahaan dan sisanya akan ditawarkan kepada PLN untuk kepentingan umum.

Suharjo menambahkan, setidaknya sudah sekitar 2000 orang pelamar pekerjaan telah terdaftar sebagai pencari kerja di perusahaan Conch North Sulawesi Cement sekalipun PT Conch North Sulawesi Cement belum membuka pendaftaran. Saat ini perusahaan dalam proses pembangunan Pabrik dan PLTU serta infrastruktur lainnya seperti jalan dan mes karyawan.

Tokoh masyarakat Bolaang Mongondow yang juga mantan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Sjahrial Damopolii berharap, pemerintah daerah dapat memanfaatkan peluang investasi ini dengan mempertimbangkan berbagai kajian terutama pengembangan usaha dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Investasi ini sangat dinanti-natikan oleh warga BMR karena memberikan peluang ribuan lapangan kerja serta juga berdampak ekonomi yang luar biasa bagi sulawesi utara,” tegasnya.

Suara Pembaruan

Margaretha Feybe L/JEM

Suara Pembaruan

Leave a Reply